Sunday, September 13, 2009



PENGURUSAN TINGKAH LAKU (DEFINISI EKONOMI TOKEN)
Program Ekonomi Token merupakan satu sistem pengukuhan secara simbolik. Murid diberi token apabila menunjukkan tingkahlaku yang diingini. Program ini dipanggil sebagai sistem ekonomi kerana berasaskan sistem kewangan, iaitu token yang diterima mempunyai nilai ekonomi dan boleh ditukar dengan benda atau aktiviti yang dikenalpasti sebagai pengukuhan kepada murid.
Token Economies merupakan suatu wujud modifikasi perilaku yang dirancang untuk meningkatkan perilaku yang diinginkan dan pengurangan perilaku yang tidak diinginkan dengan pemakaian Tokens (tanda-tanda). Individu menerima token cepat setelah mempertunjukkan perilaku yang diinginkan. Token itu dikumpulkan dan yang dipertukarkan dengan suatu obyek atau kehormatan yang penuh arti.
Secara singkatnya Token Ekonomi merupakan sebuah system reinforcement untuk perilaku yang dikelola dan diubah, seseorang mesti dihadiahi/diberikan penguatan untuk meningkatkan atau mengurangi perilaku yang diinginkan.

TUJUAN
Tujuan yang utama suatu Token Economies untuk meningkatkan perilaku yang diinginkan dan perilaku pengurangan yang tidak diinginkan. Sering kali Token Economies digunakan di dalam pengaturan dalam sebuah lembaga (seperti rumah sakit jiwa atau fasilits rehabilitasi) untuk mengatur perilaku dari individu yang bisa tak dapat diramalkan atau agresif. Bagaimanapun, tujuan yang lebih utama dari Token Economies untuk mengajar perilaku yang sesuai dan ketrampilan-ketrampilan sosial yang dapat digunakan dalam satu lingkungan yang alami (wajar).
Pendidikan khusus (untuk anak-anak dengan pengembangan atau belajar cacat-cacat, hiperaktivitas, kurangnya perhatian, atau kekacauan-kekacauan tingkah laku), pendidikan regular/ umum, perguruan tinggi, berbagai jenis-jenis dari rumah-rumah kelompok, divisi-divisi militer, rawatan rumah, program panti rehabilitasi, pengaturan-pengaturan jabatan, keluarga (perkawinan atau berbagai kesulitan orangtua), dan rumah sakit dapat juga menggunakan Token Economies. Token Economies dapat digunakan secara individu atau di dalam kelompok-kelompok.

URAIAN/PENJELASAN
Beberapa unsur-unsur yang perlu diperhatikan di dalam Token Economies:
Tokens: Semua hal yang dapat dihitung dan kelihatan dapat digunakan sebagai suatu token. Token diutamakan yang disukai, menarik, mudah untuk dibawa/dibagikan, dan juga sulit untuk dipalsu. Biasanya menggunakan materi termasuk chip poker, stiker-stiker, objek jumlah, kelereng atau uang permainan. Ketika perorangan tampilkan perilaku yang diinginkan, dia dengan segera diberi suatusejumlah tokens. token tidak memiliki nilai yang berarti. Namun token dikumpulkan dan kemudian dipertukarkan untuk suatu objek yang penuh arti, kehormatan-kehormatan atau aktivitas. Individu dapat juga kehilang token (kompensasi/denda) karena menunjukkan perilaku yang tidak diinginkan.

Suatu target perilaku jelas dan nyata: Individu yang mengambil bagian di suatu Token Economies perlu untuk mengetahui persisnya apa yang mereka harus lakukan supaya menerima token Perilaku yang tidak diinginkan dan yang diinginkan dijelaskan sebelum waktu yang ditetapkan di dalam terminologi yang sederhana dan spesifik. Banyaknya token diberikan atau yang diambil untuk masing-masing perilaku tertentu juga ditetapkan dan dijelaskan sebelumnya.

Motif-motif Penguat/Back-up Reinforcers: Motivasi penguat adalah object yang penuh arti, kehormatan-kehormatan, atau individu menerima aktivitas sebagai pertukaran dengan token yang mereka peroleh. Token dapat berupa mainan-mainan, waktu tambahan, atau tamasya/aktivitas diluar. kesuksesan dari suatu token economy bergantung pada pesona(tawaran menarik/kenikmatan) dari motif-motif penguat. Individu akan hanya termotivasi untuk mendapatkan token jika mereka mengetahui bentuk penghargaan di masa depan yang diwakili oleh tanda-tanda yang mereka terima. Suatu token economy yang dirancang akan baik dengan penggunaan motif-motif penguat yang dipilih oleh individu sendiri dibanding oleh yang dipilih staf.

Suatu sistim yang digunakan untuk menukarkan token: perlu untuk difasilitasi suatu waktu dan tempat untuk menukarkan motif-motif penguat. Token menghargai dari tiap motif penguat ditentukan didasarkan pada nilai keuangan, permintaan, atau nilai terapik. Sebagai contoh, jika motif penguat itu adalah mahal atau sangat menarik, nilai token harus yang lebih tinggi. Jika nilai token diatur/tetapkan terlalu rendah, maka individu akan lebih sedikit yang termotivasi untuk mendapatkan token. Dan sebaliknya, jika nilai itu diatur terlalu tinggi, individu akan merasa takut atau ragu dalam mendapatkan token. Adalah penting untuk masing-masing individu dapat memeperoleh sedikitnya beberapa token.

Suatu sistim untuk merekam data: Sebelum treatmen mulai, informasi (data umum) dikumpulkan tentang masing-masing perilaku yang dilakukan oleh individu. Perubahan perilaku kemudian direkam di lembar data keseharian. Informasi ini digunakan untuk mengukur kemajuan individu dan efektivitas dari token economy. Informasi mengenai pertukaran dari token juga perlu untuk direkam/catat.

Implementasi konsistensi token economy oleh staf: Dalam suatu proses token economy untuk berhasil, semua fasilitator yang dilibatkan harus memberi penghargaan perilaku-perilaku yang sama, menggunakan jumlah yang sesuai dari token, menghindari motif penguat dibagikan dengan bebas, dan mencegah token dari pemalsua, mencuri, atau diperoleh secara tidak adil. Tanggung-jawab staf dan ketentuan-ketentuan token economy harus dijelaskan di suatu manual tertulis. staf juga perlu dievaluasi pada waktu tertentu dan diberi peluang itu untuk bertanya atau berpendapat.

PELAKSANAAN
1. Kenalpasti tingkahlaku sasaran ( peraturan )
2. Kenalpasti bahan token. ( Cth: cip,cop bintang dll )
3. Kenalpasti ganjaran yang akan diperolehi. ( Cth: bekas pensel )
4. Kenalpasti kadar nilai ganjaran ( menu ganjaran ) ( Cth: 10 bintang dapat sebatang pensel.)
5. Murid-murid dijelaskan tentang penerimaan dan penarikan balik token.

KRITERIA PEMILIHAN TOKEN

1. Disukai oleh murid.
2. Mencukupi bila diperlukan.3. Praktis - tidak menyusahkan.
4. Dalam bentuk yang boleh dihimpunkan, dilihat, disentuh dan dibilang.
5. Tidak mudah diperolehi di tempat lain.
6. Tahan lama

KEBAIKAN SISTEM EKONOMI TOKEN

1. Dapat mengawal tingkahlaku murid.
2. Menjadi motivasi kepada murid untuk memajukan diri.
3. Tidak mengganggu pembelajaran murid-( diberi selepas pembelajaran)

JADUAL PEMBERIAN TOKEN

1. Menyiapkan tugasan yang diberi guru 3 Token

2. Menghantar tugasan tepat pada waktunya 3 Token

3. Mengangkat tangan untuk menjawab soalan 2 Token

4. Tugasan yang dibuat sentiasa kemas dan betul 2 Token

5. Tidak menganggu rakan sepanjang pengajaran guru dalam kelas 1 Token


JADUAL PENARIKAN BALIK TOKEN

1. Bergaduh di dalam kelas 4 Token
2. Tidak hadir ke sekolah 3 Token
3. Masuk ke dalam kelas lewat 2 Token
4. Menjerit ketika menjawab soalan 2 Token
5. Tertinggal alat tulis di dalam kelas 1 Token

JADUAL SEWAAN ALATAN

1. Pensel warna 4 Token
2. Pemadam 3 Token
3. Pembaris 2 Token
4. Gunting 2 Token
5. Pengasah pensel 1 Token
6. Pensel 1 Token





























No comments:

Post a Comment

Post a Comment